KB/TK Sinar Kasih Gelar Workshop Parenting: Kenali Potensi Unik Setiap Anak

screenshot 4

Sebanyak 50 orang tua murid KB/TK Sinar Kasih Nusukan, Solo, tampak antusias menghadiri Workshop & Parenting bertajuk “Memrogram Anak untuk Masa Depan Hebatnya”. Acara yang terselenggara atas kerja sama KB/TK Sinar Kasih, SeKata, PIES Power, dan Mind Energy ini berlangsung di kompleks GKJ Nusukan, Jumat (25/10/2019).

Albert Wei

Kepala Sekolah KB/TK Sinar Kasih, Sutarti, dalam sambutannya menekankan bahwa setiap anak terlahir dengan talenta uniknya masing-masing. Ia mengimbau orang tua untuk tidak memaksakan kehendak atau pola pikir orang dewasa kepada anak, karena hal tersebut dapat mematikan imajinasi dan kreativitas mereka.

Sutarti mencontohkan kasus sederhana: jika anak menggambar pesawat hanya berupa garis kecil, orang tua sebaiknya tidak mencela. “Justru imajinasi anak hidup lewat gambar sederhana itu. Sebaiknya orang tua memotivasi dengan berkata, ‘besok gambarkan bunda pesawat yang lebih besar ya’,” ujarnya. Ia juga mengingatkan agar orang tua tidak membiasakan membela anak di depan umum.

Suasana workshop terasa cair dan unik karena diselenggarakan bersamaan dengan jam sekolah. Di sela-sela materi, anak-anak yang sedang istirahat sempat masuk ke ruangan untuk mencari orang tua mereka, menambah keceriaan acara.

Terkait teknis mendidik, Albert Wei dari Mind Energy memaparkan tiga gaya belajar anak: visual, auditori, dan kinestetik. Menurutnya, mengenali gaya belajar sangat krusial. Misalnya, anak kinestetik bisa belajar sambil bergerak aktif atau memanjat, sehingga tidak boleh dipaksa duduk diam karena materinya justru tidak akan masuk. Sebaliknya, anak auditori lebih mudah belajar dengan mendengarkan, dan tipe visual dengan melihat gambar.

Sementara itu, Didik Kartika dari PIES menjelaskan pentingnya memetakan potensi genetik anak melalui metode PIES. “Ini penting agar orang tua mendidik sesuai genetika anak, sehingga mengurangi faktor coba-coba. Buat anak kok coba-coba,” tegasnya.

Berikut adalah rangkuman Workshop & Parenting di KB/TK Sinar Kasih, Solo:

  • Penyelenggara & Peserta: Kerja sama SeKata, PIES Power, Mind Energy, dan KB/TK Sinar Kasih, diikuti sekitar 50 orang tua murid pada Jumat (25/10/2019).
  • Pesan Kepala Sekolah (Sutarti):
    • Tiap anak punya talenta unik, jangan paksakan pikiran orang dewasa.
    • Hargai imajinasi anak (contoh: jangan cela gambar yang jelek/sederhana, tapi dimotivasi).
    • Jangan membela anak di depan umum.
  • Suasana Acara: Berlangsung cair dan jenaka karena bersamaan dengan jam sekolah, di mana anak-anak sempat berinteraksi dengan orang tua di lokasi.
  • Materi Gaya Belajar (Albert Wei):
    • Kenali 3 tipe belajar: Visual (gambar), Auditori (suara/musik), Kinestetik (gerak).
    • Contoh: Anak kinestetik belajar sambil bermain/memanjat. Jangan dipaksa duduk diam agar materi bisa masuk.
  • Materi Potensi Anak (Didik Kartika):
    • Gunakan metode PIES untuk memetakan bakat, kecerdasan, dan karakter anak secara akurat.
    • Mendidik anak harus sesuai “cetak biru” genetikanya, jangan asal coba-coba.

Sumber Berita :

Workshop di KB/TK Sinar Kasih: Jangan Paksa, Setiap Anak Punya Talenta Masing-masing

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *