1000 Penulis

Bantu Lahirkan 1.000 Penulis Baru Indonesia

Setiap Orang Punya Cerita, Tetapi Tidak Semua Punya Kesempatan Menuliskannya

Di berbagai daerah, masih banyak anak, remaja, guru, dan masyarakat yang memiliki ide, pengalaman, serta cerita berharga namun belum memiliki akses pelatihan literasi dan penulisan buku.

Melalui Program Literasi Dongeng dan Penulisan Buku, kami mengajak masyarakat untuk belajar menulis, mendokumentasikan budaya lokal, menciptakan dongeng edukatif, serta menerbitkan karya yang bermanfaat bagi generasi mendatang.

Mengapa Program Ini Penting?

📚 Minat baca dan menulis perlu terus ditumbuhkan.

📖 Banyak cerita yang tercipta, tetapi tidak tahu bagaimana menyalurkan ide.

✍️ Menulis membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kepercayaan diri.

🌱 Literasi adalah fondasi pembangunan manusia yang berkelanjutan.

Mengapa Program Ini Penting?

01.

Pelatihan Menulis Dongeng

Mengajarkan teknik membuat dongeng yang menarik, edukatif, dan sesuai karakter anak Indonesia.

02.

Pelatihan Penulisan Buku

Mendampingi peserta mulai dari ide, penyusunan naskah, editing, hingga penerbitan.

03.

Kelas Literasi Keliling

Menyelenggarakan kegiatan literasi di sekolah, komunitas, dan daerah yang membutuhkan.

04.

Penerbitan Karya Peserta

Membantu karya terbaik diterbitkan dalam bentuk buku cetak maupun digital.

Dampak yang Ingin Dicapai

✅ 1.000 peserta mendapatkan pelatihan literasi

✅ 100 naskah dongeng dan buku selesai ditulis

✅ Terbentuk komunitas penulis daerah

✅ Pelestarian budaya melalui karya tulis

✅ Meningkatkan budaya baca dan menulis di masyarakat

Ke Mana Donasi Anda Digunakan?

40% Pelatihan dan pendampingan peserta

25% Pengadaan modul dan bahan ajar

15% Penerbitan dan pencetakan karya

10% Transportasi dan operasional kegiatan

10% Pengembangan platform literasi digital

Cerita Dimulai Dari Anda

Setiap donasi, sekecil apa pun, membantu seseorang menemukan suaranya melalui tulisan.

Mari bersama membangun generasi yang gemar membaca, menulis, dan berkarya untuk Indonesia yang lebih literat.